Sabtu, September 06, 2014
Sebelum Terlahir Menjadi Buddha
Sebelum Buddha menjadi Buddha di dunia. Beliau pernah terlahir di alam neraka karena perbuatan negative beliau di dunia. Saat itu beliau tidak mengenal spiritualitas. Beliau tidak tau mantra, maupun meditasi, konsep Tuhan pun beliau tdk mengerti. Saat itu beliau dan dua orang tua di hukum menarik besi panas yg sangat berat dan sungguh sangat mustahil di pindahkan. Betara Yama terus mencambuk mereka, memaksa mereka untuk menarik besi panas itu dengan punggung mereka. Waktu terus berjalan, merekapun tidak mampu memindahkan besi panas itu. Rasa lelah, haus dan lapar, ketakutan, ketidakberdayaan pun dialami. Penderitaan terus bertambah dan sepertinya tidak akan pernah berakhir. Saat itu Buddha melihat dua orang tua disebelah beliau sangat lelah dan menderita sekali. Entah kenapa, rasa iba pun muncul di hati beliau. Kemudian beliau berpikir "sungguh sangat mustahil kami bertiga dapat memindahkan besi panas ini, dan mereka sudah tua. Ah, lebih baik saya suruh saja mereka istirahat, biar saya saja yg menanggung penderitaan ini seorang diri, biarkan saya saja yg menarik besi panas ini". Betara Yama, yg dapat membaca pikiran Buddha pun menjadi sangat murka. Beliau berkata "kamu pikir kamu dapat menanggung karma negative seseorang?!!". Lalu beliau memberi cambukan yang sangat keras sekali yg dapat memenggal kepala Buddha. Saat itu juga Buddha pun mengalami kematian dan terlahir kembali di alam surga, alam para dewa dan malaikat. Seketika beliau tersadarkan, bahwa kebaikan hati (bodhicitta) adalah kunci untuk terbebaskan dari penderitaan. Menyadari hal tersebut, beliau menggunakan waktu beliau di alam surga mengembangkan rasa cinta kasih (bodhicitta) dan membagikan pengetahuan ini pada para dewa. Baru setelah itu beliau terlahir kembali ke dunia, dan menyebarkan ajaran suci ini kepada umat manusia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar